spot_img
spot_img
BerandaLOKALKesuburan Tanah Rendah: Temuan Mengejutkan di Tanjuang Gadang dan Solusi Pengelolaannya

Kesuburan Tanah Rendah: Temuan Mengejutkan di Tanjuang Gadang dan Solusi Pengelolaannya

Kesuburan tanah di Nagari Tanjuang Gadang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Lima Puluh Kota, terbukti berada pada kategori rendah berdasarkan hasil penelitian terbaru. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena wilayah tersebut didominasi tanah Inceptisol yang sebenarnya memiliki potensi besar untuk pengembangan pertanian, namun terhambat oleh pencucian hara dan faktor kelerengan.

Kesuburan tanah rendah teridentifikasi melalui rangkaian survei lapangan dan analisis laboratorium yang dilakukan dengan metode purposive random sampling pada tiga Satuan Lahan (SL). Seluruh sampel menunjukkan karakteristik yang serupa, yakni tingkat kesuburan yang belum memadai untuk mendukung produktivitas optimal.

Hasil analisis tanah memperlihatkan pH berada di kisaran 4,8–5,4, menunjukkan kondisi tanah yang masam. Kandungan C-organik tercatat hanya 1,28–1,98%, sedangkan kapasitas tukar kation (KTK) berada di antara 14,81–16,02 me/100 g. Selain itu, kejenuhan basa (KB) juga rendah, yaitu hanya 35–37%. Unsur hara penting seperti fosfor tersedia (P-tersedia) berada pada kisaran 1,29–1,46 ppm, serta kalium tersedia (K-tersedia) tercatat 0,13–0,21 me/100 g. Semua indikator tersebut menegaskan bahwa ketiga satuan lahan berada dalam kategori kesuburan rendah.

Pengelolaan kesuburan tanah direkomendasikan melalui beberapa langkah teknis. Pengapuran menjadi kunci utama untuk menurunkan tingkat keasaman tanah. Pemupukan organik dan anorganik secara berimbang juga sangat dibutuhkan guna meningkatkan ketersediaan unsur hara. Selain itu, konservasi lahan seperti pembuatan bedengan kontur, teras individu, rorak, penggunaan mulsa, dan penanaman tanaman penutup tanah dinilai efektif dalam menjaga stabilitas dan kualitas lahan.

Rekomendasi ini diharapkan mampu membantu petani dan pemangku kepentingan di Nagari Tanjuang Gadang untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan pengelolaan yang tepat, potensi tanah Inceptisol di wilayah tersebut masih dapat dioptimalkan untuk mendukung ketahanan pangan lokal.

BERITA TERBARU

Iklan

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read

DUKCAPIL

Related News